Blora – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ibnu An-Nafis sukses menyelenggarakan Musyawarah Komisariat (Musykom) ke-7 yang menjadi ruang strategis dalam menentukan arah gerak organisasi ke depan. Kegiatan ini resmi dibuka di Aula Ahmad Dahlan STAI Muhammadiyah Blora pada pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan diikuti oleh kader serta jajaran pimpinan PK IMM Ibnu An-Nafis.
Musykom ke-7 ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum tertinggi di tingkat komisariat yang sarat akan makna evaluasi, refleksi, serta perumusan langkah baru. Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Umum PC IMM Blora, Immawan Muhammad Haydar Ammar, serta perwakilan kampus STAI Muhammadiyah Blora yang diwakili oleh Bapak Mohammad Munawar, M.Pd.I.
Ketua Umum PK IMM Ibnu An-Nafis Immawan Ibnu said dalam sambutannya menyampaikan pesan penuh semangat kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan, memperkuat solidaritas kader, serta menjadikan Musykom sebagai momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas organisasi.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum PC IMM Blora, Immawan Muhammad Haydar Ammar, menegaskan bahwa Musykom merupakan bentuk nyata dari proses reorganisasi. “Musykom ini adalah ruang pembenahan. Kita harus berani melihat apa yang kurang, memperbaikinya, serta melanjutkan hal-hal baik yang sudah dibangun sebelumnya,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus berinovasi agar IMM mampu menjawab tantangan zaman.
Dukungan penuh juga datang dari pihak kampus. Dalam sambutannya, Bapak Mohammad Munawar, M.Pd.I menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Musykom ke-7 ini mampu melahirkan kepemimpinan dan gagasan baru yang membawa organisasi menjadi lebih baik, berkembang, serta memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat.
Musykom ke-7 ini diharapkan menjadi titik tolak lahirnya gagasan progresif dan kepemimpinan yang adaptif. Dengan semangat kolektif dan kesadaran akan pentingnya perubahan, PK IMM Ibnu An-Nafis optimis mampu melangkah lebih maju, menjadi organisasi yang tidak hanya hidup, tetapi juga berdampak.
“Bersatu dalam Gerakan, Berkemajuan untuk Perubahan.