STAIM BLORA KEMBALI MENGADAKAN SEMINAR INTERNASIONAL DENGAN TEMA “EDUCATION TRANSFORMATION AND ARTIFICIAL INTELEGENCE (AI)” BERSAMA UNIZA MALAYSIA

Blora, 14 Maret 2026 bertempat di Gedung Baru Kampus STAI Muhammadiyah Blora diadakan Seminar Internasional dengan tema “Education Transformation And Artificial Intelegence (AI)” dengan Keynote Speaker Dr. H. Sukisno, M.Pd.I dan Narsumber Prof. Mady Dr. Suyatno Ladiqi, Ph.D Dosen Senior Departemen Internasional Fakultas Hukum Universitas Sultan Zainal Abidin (UNIZA) Malaysia. Selaku Moderator adalah Ketua Prodi PAI Dr. Sholihul Anwar, M.Pd.I yang memiliki luaran baik buku, artikel sudah tembus Scopus skala Internasional.

Acara dihadiri oleh pimpinan STAIM Blora beserta dosen dan karyawan serta beberapa tamu undangan dan para mahasiswa STAIM Blora kuranglebih 200 mahasiswa. Dalam sambutan dan pemaparan materinya Ketua STAIM Blora Dr. H. Sukisno, M.Pd.I menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran pembicara di Indonesia dalam rangka acara akademik dan keluarga karena beliau aslinya adalah Surabaya. Walupun di bulan akhir Ramadhan, kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi belajar dan beribadah bagi kita semua. Artifisial Intelegensi (AI) sudah menjadi kebutuhan setiap pelajar khususnya mahasiswa dan dosen. Dengan pemahaman dan penerapannya yang sesuai kebutuhan dan bijak, tentunya ini akan menjadi modal dan dorongan menginovasi pemberdayaan mahasiswa. Jadi AI jangan dijadikan dewa, tetapi media menciptakan ide-ide dan pemikiran inotif kemudian divalidasi dengan kemampuan literasi yang baik.

Prof Suyatno Ladiqi dalam paparan materinya menjelaskan diawal materi tentang hakekat AI dan bagaimana AI itu bekerja sesuai dengan mekanisme data dan algoritma data. Kemudian pemateri menegaskan bahwa fungsi dari AI adalah sebagai partner jangan dijadikan guru dalam pembelajaran, karena perlu validasi kebenarannya. AI akan membantu para mahasiswa dalam menemukan ide-ide dan memotivasi mahasiswa dalam inovasi pembelajaran. Aplikasi yang familiar sperti chatcbt, gemini, humanizer dll memang sangat mendukung dalam meningkatkan kemampuan menganalisis dan menginovasi pemikiran mahasiswa, namun validasi dan kemampuan literasi sangat mendukung dalam mengolah dan memodifikasi pemahaman dan temuan mahasiswa dan dosen dalam pembelajaran. Adab atau etika harus menjadi tendensi awal karena adab menjadi peningkatan tertinggi dari keilmuan orang yang menuntut ilmu. Ini yang sering dipraktekkan beliau di UNIZA Malaysia dalam pembelajaran di kelas.

Dari seminar internasional ini, direkomendasikan agar ada kegiatan lanjutkan seperti pelatihan atau worshop AI dalam penyusunan karya tulis mahasiswa dan artikel bagi dosen, karena dinamisasi perkembangan AI yang semakin banyak dan canggih tentunya.

Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru STAIM Blora

Ikuti STAIM BLORA di Media Sosial.